Selasa, 04 Desember 2012

AKIBAT OTONOMI DAERAH


Untuk menentramkan semua rakyatnya, banyak sekali usaha yang dilakukun pemerintah, salah satu program pemerintah tersebut adalah “jamkesmas” atau jaminan kesehatan masyarakat yang mana program tersebut diperuntukkan kepada para rakyat Indonesia yang secara material mereka kurang mampu, dan dengan adanya program ini diharapkan semua rakyat Indonesia tidak akan terbebani lagi untuk membayar uang rumah sakit yang begitu mahal, dan pemerintah juga berharap agar semua masyarakat Indonesia dapat terjamin kesehatannya, karena dengan hidup sehat, maka mereka dapat beraktifitas dengan baik dan bisa membangun Negara ini menjadi lebih baik lagi.
            Program ini sangat dibutuhkan sekali oleh masyarakat, karena sebelum program ini diterapkan di Indonesia banyak sekali masyarakat Indonesia yang tidak mampu berobat ketika salah seorang dari keluarga mereka ada yang sakit dikarenakan biaya rumah sakit yang begitu mahal. Tetapi pada masa ini semua itu sudah tidak terjadi lagi, itulah bentuk usaha pemerintah yang terwujud dalam otonomi daerah.

Jumat, 23 November 2012

SUDAHKAH DEMOKRASI DITERAPKAN DI INDONESIA



          Banyak orang mengatakan bahwa Indonesia adalah Negara demokrasi, yaitu Negara yang sistem kekuasaannya dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Dan pertanyaannya adalah apakah sistam demokrasi tersebut sudah diterapkan di Indonesia dengan baik? Jika kita melihat pada masa lalu yaitu pada masa pemerintahan Soekarno maka Indonesia pada saat ini sudah menerapkan sistem demokrasi, buktinya adalah dengan adanya pemilu, demo, dll. Tapi yang menjadi permasalahan apakah semua itu sudah terlaksana dengan baik?
            Sering sekali kita menjumpai banyak masyarakat yang mengeluh gara-gara perbuatan pemerintah yang menyalah gunakan kekuasaannya yang telah diamanahkan rakyat kepada mereka semua, seperti menyalah gunakan dana yang seharusnya adalah hak rakyat, tetapi malah digunakan untuk kebutuhan pribadinya, dan masih banyak lagi contoh-contoh yang lain.
            Oleh sebab itu kita sebagai generasi penerus perjuangan bansa ini maka kita harus merubah itu semua. Jangan biarkan Negara ini hancur gara-gara suatu hal yang sangat sepeleh.

Kamis, 22 November 2012

DI BALIK JENDELA


            Ketika  itu suasana hari masih begitu gelap, udara yang begitu dingin seakan menusuk tulang. Aku menatap dibalik jendela kamarku, dan aku melihat sesosok  bayangan yang tak jelas arahnya, akupun memandangnya dengan lebih jelas lagi seakan aku terbuat penasaran olehnya. Seorang laki-laki tua dengan peralatan menanam padinya melangkahkan kakinya menuju ke ladang  tempat ia menanam padi, dengan tubuh yang agak rapuh dan sebagian warna rambut yang agak memutih Silaki-laki tua itu dengan tulus melangkahkan kakinya. Seketika itu tanpa kusadari aku meneteskan air mata. Sekilas aku terbayang dengan sosok ayahku.
Ayahku adalah seorang petani biasa, tiap hari beliau menghabiskan waktunya di sawah, apalagi jika hama menyerang pada tanaman padi, pasti ayahku disibukkan dengan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan itu, tak peduli cuacu yang begitu panas atau dingin, tapi ayahku tetap konsisten dalam menjalani tugasnya, dan beliau juga tak lupa dengan keluarganya,meski dalam keadaan yang begitu capek tapi beliau masih tetap meluangkan waktunya kepada kita ketika kita belajar di malam hari. Beliau bagaikan pahlawan bagi kita semua, jasanya yang begitu besar tak dapat ditukar dengan sesuatu apapun.
            Dan akupun dikagetkan dengan suara ibuku yang berteriak memanggilku untuk mengajak sarapan bersama, akupun tersadar kakek itu sudah hilang, dan mataharipun sudah tersenyum menyapaku.

Sabtu, 03 November 2012

BINGUNG KONTRAK RUMAH SETELAH DIGUSUR


Sidoarjo,surya-sebanyak tiga keluarga yang rumahnya digusur demi proyek anti porong masih menempati salah satu rumahnya di Desa Kalisampurna, Tanggulangin, Sidoarjo. Mereka masih kebingungan untuk  mencari rumah kontrakan, karena uang yang diberikan oleh Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo sebanyak 5 juta itu serasa masih kurang. Parahnya lagi uang 5 juta tersebut juga dibuat untuk membayar pembongkaran rumah mereka. Padahal seharusnya Badan Pennggulangan Lumpur Sidoarjo bertanggung jawab seutuhnya, yaitu untuk mencarikan rumah kontrakan atau membuatkan rumah yang layak untuk ditempati, begitu juga proses pembongkaran yang dilakukan adalah merupakan tanggung  jawab Badan Penanggulangan Lumpur Lapindo, karena kejadian yang dilakukan oleh pihak Badan Penanggulangan Lumpur lapindo merupakan kejadian yang merugikan warga yang menjadi korban.
 

Jumat, 19 Oktober 2012

DI UJUNG KEHANCURAN

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang sudah merdeka sejak 67 thn yang lalu. tapi kenapa bangsa kita tidak mengalami kemajuan, bahkan yang terjadi adalah kemerosotan, karena dilihat dari segi realitanya bangsa kita masih dalam kuasaan bangsa lain. dan itu tidak disadari oleh bangsa kita, karena memang mereka menggunakan cara yang begitu halus, sehingga bangsa kita tidak menyadarinya. seperti contoh adanya kerja sama antara bangsa Indonesia dengan bansa lain dalam mengelola SDA, karna Indonesia tidak memiliki sebuah alat yang canggih untuk mengelola itu semua, maka tawaran itu diterima, dan yang tidak mereka sadari hasil dari kerjasama tersebut 80% diambil oleh mereka, dan lebih paranya lagi barang itu dijual kembali ke Indonesia dengan harga 2x lipat lebih mahal dari pada harga sebelumnya atau bahkan lebih. dan tidak itu saja tapi masih banyak lagi yang terjadi pada bangsa kita. itulah bukti bahwa sesungguhnya bangsa kita sesungguhnya belum mengalami kemerdekaan seutuhnya. bahkan bangsa kita sudah di ujung kehancuran jika dilihat dari segala aspek, baik dari segi pemerintahannya maupun dari rakyatnya sendiri.

Selasa, 02 Oktober 2012

AKU INGIN BELAJAR MENCINTAIMU


   Kenapa dari dulu mata pelajaran / kuliah PKn sangat tidak disukai oleh kebanyakan siswa / mahasiswa? 
PKn adalah sebuah mata pelajaran / kuliah yang mempelajari tentang sesuatu yang berhubungan dengan kenegaraan / kebangsaan. Banyak sekali manfaat yang dapat kita ambil dari pelajaran tersebut. Diantaranya dari segi moral dan segi sosial, dan mungkin tidak cukup hanya dari dua segi itu saja, tapi masih banyak segi yang terkandung didalamnya. Oleh karena itu pelajaran ini sudah mulai diajarkan kepada kita dari jenjang pendidikan dasar / MI, hingga pada perguruan tinggi. Tapi kebanyakan dari kita tidak begitu menyukai pelajajaran ini. Karena mereka berfikir bahwasanya pelajaran ini adalah pelajaran yang sulit serta membosankan. Kenapa? karena pada saat mereka duduk dibangku sekolah dasar mereka sering disuruh untuk menghafal UUD 1945 secara mendetail, sehingga secara otomatis sudah tertanam pada mindset mereka bahwa sanya pelajaran PKn adalah pelajaran yang bersifat hafalan. Dan itu adalah hal yang paling dibenci oleh para siswa pada saat itu, padahal kalau seandainya mereka tau kalau pelajaran PKn adalah pelajaran yang sangat berguna dalam kehidupan bernegara. Dengan mempelajari PKn maka rasa nasionalisme kita akan tumbuh, seperti ketika negara kita terjajah oleh negara lain baik dari segi pengetahuan, food, dan fasion, maka kita akan berusaha untuk mengadakan filterisasi guna untuk memilah dan memilih agar budaya di Indonesia tidak di rusak oleh mereka dengan mudahnya. Hal itu secara tidak langsung / tanpa kita sadari akan muncul dengan sendirinya, dan itulah bentuk rasa nasionalisme yang diajarkan dalam PKn, dan mungkin masih banyak lagi sesuatu yang terkandung didalamnya, yang pastinya itu sangat bermanfaat bagi masyarakat. Oleh sebab itu marilah kita berusaha untuk mencintai pelajaran ini. SEMANGAT..........!!!!!!!!!!!!!!!